Do With Love……….

Seperti biasanya tiap malem sabtu abis dari universitas trugee nanaki kursus ke sensei$ alhamdulilah hari itu lage dapet banyak rejeki jadi bisa ambil materi lebih banyak. Eh karena sensei$ lage ga mood so kita just easy learning aja yaitu tentang melakukan sesuatu karena cinta. HUh……( Kelas riuh banget ).

and..and.and….gara2 tempo hare ketiduran di kelas sensei$ menaruh bangkuku di depan. bangku kesukaanku karena hampir semua sisinya ku tempel stiker naruto kesukaan ku. Untung sensei$ ga melarang.

Sensei$ mengambar bentuk hati di atas papan tulis HUH….kelas riuh ramai..
tapi ternyata hari ini sensei ga membahas cerita2 romantis melainkan bagaimana kita mencintai pekerjaan kita. bagaimana kita mencintai client kita. bagaimana kita mencintai dan memelihara apa yang telah kita lakukan.

Ternyata setelah materi nanaki sedikit merenung duch mencintai pekerjaan …wekekkek..nanaki cuman kerja berdasarkan mood area coba dech lihat hasil2 karyanya pastilah semua mencermin moodnya dia..dasar nanaki. Klo urat malunya da putus mungkin semua web client di pasang gambar naruto semuanya wekekekkek. ST….STTTTST tapi nanaki pernah lho memasang bayang2 naruto di salah satu web client..dan bahkan situs yg di buat nanaki di kunjungi lebih dari 300 orang perhari wekekkek.apa itu di sebut mencintai pekerjaan ya…….

Mencintai Client…duch..tempo hari bahkan ada client yg mengikrarkan untuk ga boloan ama nanaki..mungkin karena tuch client sebel kali ya…eh bukannya merenung malah nanaki bilang alhamdulilah..( Duch kayake nanaki perlu di periksakan dech).

Harusnya Client itu di rawat wekekekkekekke mang client sakit apa? yeah bukan gitu ya mungkin sedikit banyak requestnya ga kita sepelekan begono….wuih suseh juga ya….abis nanaki maseh amatiran….

Duch di atas itu semua nanaki hanyalah manusia biasa….yang tak pernah luput dari salah karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

Duch Bapak/Ibu maaf klo saya buanyak salah……….

Advertisements

4 thoughts on “Do With Love……….

  1. jadi inget salah satu quote dalam endingnya last samurai, kalau gak salah gini :
    “masyarakat samurai hidup untuk menyempurnakan apa yang diperbuatnya. hari demi hari, semuanya menuju kesempurnaan. baik badan, pikiran dan jiwa”

    tanpa cinta, rasanya sulit untuk istikomah bersikap seperti itu
    tanpa ikhlas, rasanya sulit untuk menyempurnakan cinta
    ikhlas tanpa istikomah, wah percuma …

    ikhlas tanpa istikomah,… wah sulit …

    gomen-ne, pelajaran cinta dari sensei-mu sulit sekali, yo-chan
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s